Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Februari 2014

Adik Ipar Pendakwah Dr Ridhuan Tee Maut Jatuh Dari Tingkat 10 Kondominium


“Arwah sering ke rumah saya kerana dia sangat rapat dengan kakaknya iaitu isteri saya.

“Malah, rumah saya juga tempat pertemuan dia dan empat anaknya yang dijaga bekas suami.

“Dia mengalami tekanan jiwa kerana menghadapi masalah rumah tangga dan sudah bercerai lebih dua tahun lalu,” kata penceramah terkenal Prof Madya Dr Mohd Ridhuan Tee Abdullah, 46.

Beliau berkata demikian ketika ditanya mengenai kematian mengejut adik iparnya Wahida Nur Akhbar, 39, yang terjatuh dari tingkat 10 kondominium miliknya di Bandar Baru Ampang, di sini, pagi semalam.

Dalam kejadian jam 6.40 pagi terbabit, mangsa ditemui telentang di tingkat tiga berhampiran kolam renang dengan kesan kecederaan di kepala.

Dr Mohd Ridzuan Tee ketika ditemui Harian Metro di Bilik Mayat Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM) berkata, beliau dimaklumkan mengenai kejadian itu oleh anaknya selepas solat Subuh di Masjid Kampung Melayu Ampang, di sini.

“Saya dijemput menyampaikan kuliah, tetapi sebaik mendapat berita mengejutkan itu, saya bergegas pulang ke rumah. Adik ipar saya meninggal dunia di tempat kejadian.

“Saya menghubungi polis dan ambulans sebelum mayatnya dibawa ke PPUKM untuk dibedah siasat,” katanya turut memberitahu adik iparnya itu datang ke rumahnya sejak Jumaat lalu.

Katanya, sebelum kejadian, beliau keluar rumah jam 5.30 pagi untuk ke masjid berkenaan dan hanya isteri, dua anak serta mangsa tinggal di rumah.

Beliau berkata, kejadian disedari isterinya sebaik selesai solat Subuh dan mendengar dentuman kuat sebelum dia menjenguk ke balkoni mendapati mangsa terjatuh. – Harian Metro
Read More..

Selasa, 26 November 2013

Feng Luoyu Wanita Pemburu Suami dari China ke AS

Feng Luoyu, 27, tak patah semangat dalam pencarian cinta sejati dalam hidupnya. Setelah menjadi bahan tertawaan di Shanghai demi berburu pria idamannya bakal suami, Louyu kini membawa harapan yang sama di New York, Amerika Serikat.

Setelah didepak dari negara asalnya, China, Luoyu kini bekerja sebagai terapis manikur di sebuah salon di Brooklyn. Wanita muda ini terkenal di saat menyebar selebaran karakter pria yang bisa menjadi pasangannya di Shanghai dua tahun lalu.
Feng Luoyu
Kala itu, lewat iklan dan selebaran, dia mencari pria idamannya dengan berbagai kriteria khusus. Salah satunya, si pria harus lulus dari salah satu universitas terkemuka jurusan ekonomi atau yang setara dengan itu. Tinggi pria harus berkisar 175-183 cm bertolak belakang dengan tingginya yang hanya mencapai 137 cm.
Selain itu, si pria juga haruslah penduduk asli pesisir China timur. Persyaratan lainnya, si pria tidak boleh mempunyai anak sebelumnya dan tidak boleh mempunyai mantan pacar yang melakukan aborsi.

Di bagian pekerjaan, Luoyu menjelaskan secara spesifik pria impiannya. Dia menulis, pria idamannya tidak boleh seorang pegawai negeri, namun tidak apa-apa jika ia bekerja di salah satu perusahaan besar di China seperti PetroChina, Sinopec atau bank terkemuka. Standarnya ini menimbulkan tanda tanya, mengingat posisinya saat itu hanyalah seorang kasir di sebuah cabang supermarket.

Di dunia maya, ia dikenal dengan nama ‘Sister Phoenix’ atau ‘Sister Feng’ dan menjadi bahan tertawaan karena permintaannya akan pria idaman tidak sesuai dengan wajahnya yang dianggap pas-pasan. Belum lagi tinggi yang dibawah rata-rata, serta gaji kecil sekitar 146 dolar Amerika atau Rp1,3 juta per bulan.
Feng Luoyu
“Saya dibenci di China dan saya tidak mau dibenci oleh orang sini," katanya pada The New York Post dalam bahasa Mandarin. Menurutnya, Amerika merupakan tempat semua orang bisa sukses. Ia berencana membuka bisnis kecil dan mengembangkannya menjadi bisnis skala internasional.
Read More..